clock

Kamis, 10 Februari 2011

Siapakah Lawan kita

tulisan terbaik ke-3 dalam rangka memperingati Hari Perdamaian Internasional oleh PSPP UKDW,

Pro Siding

Senin, 11 Oktober 2010

Tidaklah Lahir dari Ruang Kosong

Tema: Merayakan Keragaman

Sebagaimana kita tahu keragaman itu pastilah ada. Dialah bumbu utama dari sebuah masakan yang disebut ‘kehidupan’, dan hidup merupakan ranah luas yang tidak dapat dijabarkan dalam beberapa kalimat ataupun paragraf saja. Dia lebih dalam akan itu, setiap langkah merupakan pelajaran bagi kita. Sebuah perjalanan yang memperjumpangkan kita pada hal-hal baru, pada hal-hal yang tidak akan pernah sama, pada orang-orang baru, peristiwa dan kejadian yang tak akan berulang setiap harinya.

Kamis, 07 Januari 2010

Mumbay dan Jakarta Tidaklah Berbeda

Ditulis sebagi tugas Arsitektur Kampung Kota semester 5 tahun 2009.

artikel yang dibahas dari sini
Kota Mumbai atau yang sering disebut dengan Bombay merupakan ibu kota Negara bagian India, Maharasta. Dengan populasi sebesar 12 juta jiwa (2005) dan merupakan kota dengan penduduk terbanyak di India, kota ini tumbuh menjadi sebuah area metropolitan terbesar ke empat di dunia (Wikipedia). Dalam Wikipedia disebutkan pula bahwa Mumbai merupakan pusat perdagangan dan hiburan di India, dan menjadi lokasi berbagai badan-badan keuangan penting. Kota ini menarik minat para imigran karena disana terdapat peluang bisnis yang besar dan taraf hidup yang tinggi. Bollywood, pusat perfilman India, juga terletak di kota ini.
Sindrom pareto (perkuliah oleh Setyo Dharmodjo, 27 November 2009) demikianlah disebut apabila terjadi gejala dimana orang miskin yang banyak sekali menggunakan fasilitas umum sedikit sekali. Sedangkan orang kaya yang sedikit sekali menggunakan fasilitas umum yang banyak sekali.
Mumbai layaknya Jakartanya Indonesia, sebuah kota metropolitan, kota dengan kesibukan yang padat, akitivitas yang tinggi, gedung-gedung perkantoran, lalu lintas yang padat. Namun, dibawah, di lorong-lorong jembatan masih juga terdapat orang yang hanya tidur beralaskan kardus. Orang yang setiap hari menghirup asap-asap kendaraan untuk mencari sesuap nasi.

Sabtu, 28 Maret 2009

Sustainable architecture: UKDW dan sekitar

lanjutan dari tulisan sebelumnya
LALU BAGAIMANANA DENGAN SEKITARNYA????
apakah mereka juga akan sustain seperti halnya UKDW???
Bagaimana karya arsitektur dapat berinteraksi dengan lingkungannya???

Senin, 09 Maret 2009

Sustainable Architecture pada Bangunan UKDW

Sejarah Duta Wacana
Duta Wacana, bangunan kampus yang saat ini saya berada ini juga merupakan sebuah karya arsitektur.
Universitas Kristen Duta Wacana didirikan pada tahun 1985. Berawal dari sekolah tinggi theologia yang berkembang menjadi sebuah universitas. Sejarah lengkap bisa dibaca di sini

sebuah karya arsitektur yang juga sudah berulang kali mengalami perombakan. Terakhir adalah pembangunan dan penambahan fungsi gedung yang sekarang ini bernama Agape.
Walau mungkin termasuk gedung baru, Agape sudah mengalami kepudaran warna cat.
ini terjadi mungkin karena cuacah panas yang sangat menyengat....
namun yang menarik adalah gedung ini masih tetap mempertahan cantilevernya.
ini sangat menarik, karena dia melanjutkan identitas yang terbentuk di gedung-gedung baru sebelumnya.

Prediksi saya mengenai karya arsitektur yang bernama Universitas Kristen Duta Wacana kedepannya.
Apakah dia dapat sustain????

Minggu, 15 Februari 2009

Yogyakarta: Bertahan dari Global Warming

Yogyakarta pada tahun 2020 menghadapi terpaan Global Warming.........

PENGERTIAN GLOBAL WARMING
Global Warming atau Pemanasan Global merupakan proses peningkatan suhu rata-rata atmosfer, laut dan daratan bumi. Disebabkan oleh adanya peningkatan konsentrasi efek gas-gas rumah kaca akibat aktifitas manusia. Menyebabkan naiknya permukaan air laut dan hilangnya glester. dari wikipedia


IDE UNTUK YOGYAKARTA
Dapatkah Yogyakarta bertahan dari Global Warming jika permukaan air laut terus meningkat?

Saya termasuk yang memilih ingin tetap menginjakkan kaki di tanah yang berupa daratan dimana saya lahir, dan besar.
Dimana saya pertama kali menapakkan kaki, menorehkan jejak dan mengukir sejarah.
Dan saya masih ingin melihat tumbuhan dimana dia tumbuh dari tanah yang bukan buatan.

Kamis, 04 Desember 2008

Arsitektur Tradisional dalam Himpitan Modernisasi

"Ditulis sebagai tugas akhir mata kuliah Teknik Penulisan Ilmiah semester 2 yang lalu.
Dipublikasikan ke dalam blog dengan sedikit perbaikan.
Semoga dapat bermanfaat ke depannya nanti."

Tidak dipungkiri lagi bahwa Indonesia adalah negara yang kaya akan keanekaragaman, mulai dari suku bangsa, bahasa, agama, dan kebudayaan. Keanekaragaman ini juga dapat dijumpai dalam arsitektur tradisionalnya. Karena, hampir setiap daerah di Indonesia memiliki arsitektrur tradisional.

Sabtu, 22 November 2008

Pembentukan Ruang Negatif atau Ruang Sisa

Pengertian Ruang Sisa
Ruang Sisa atau Ruang Negatif adalah ruang yang terbentuk dengan tidak terencanakan, tidak terlingkup, dan tidak dapat dimanfaatkan dengan baik sesuai kebutuhan. Misalnya ruang sisa sempit yang terbentuk antara bangunan dengn pagar.
Ruang negatif dan positifnya ruangan tergantung dari orang yang mengamatinya sendiri.
referensi ruang negatif
referensi lainnya bersumber dari sini

Sabtu, 08 November 2008

Ruang yang Terbentuk dari Dua Kebudayaan

Pengertian Ruang
Ruang atau disebut dengan space dalam bahasa Inggris berakar dari istilah sptium yang menjadi espace dalam bahasa Perancis, spazio dalam bahasa Italia, dan espacio dalam bahasa Spanyol. (van de ven, 1991)


Lao Tzu mengatakan yang tidak nyata justru menjadi hakikatnya, dan dinyatakan dalam bentuk materi.
Di dalam pemikiran timur konsep ruang berasal dari suatu kekosongan dan sesuatu yang terlihat namun terasa keberadaannya.
Terdapat tiga tingkatan klasifikasi ruang menurut Lao Tzu, yakni
1) Ruang yang dihasilkan dari penggabungan tectonic, yaitu ruang yang diakibatkan oleh struktur yang terdiri dari berbagai unsur-unsur kecil, balok, usuk, kolom, dan sebagainya.
2) Ruang yang dihasilkan dari bentuk stereotomic, yaitu bentuk yang didapat dari elemen lentur/plastic.
3) Ruang yang menghubungkan ruang dalam dan ruang luar. (Van de Ven, 1991)

Sedangkan menurut Plato yang benar-benar ada hanyalah yang terlihat dan teraba.
Di dalam pemikiran barat Arsitoteles mengemukakan pendapatnya setelah Plato mengatakan bahwa ruang merupakan suatu yang terukur dan terlihat jelas, dibatasi oleh kejelasan fisik, sehingga dipahami keberadaannya dengan jelas dan mudah. (Van de Ven, 1991)

Menurut Mangunwijya, (1992) wastu dalam arti yang utuh adalah dengan mempelajai seni gatra dan seni ruang. Karena ruang barulah ruang apabila mendapakan batas-batasnya.
Ruang tidak memiliki batas hanya angkasa raya, batas ruang adalah bidang-bidang. Bidang-badang inilah selaku gatra-gatra yang dinding luarnya selalu merupakan bidang-bidang.

Ruang dapat dibedakan menjadi dua Room dan Space. (Catatan Kuliah Metoda Perancangan 17 September)

Room yang dalam bahasa Belanda disebut rumite dan Raum di bahasa Jerman memiliki arti ruang . Ruang dalam konteks ini mencerminkan bidang batas yang lebih ketat. (Van de Ven,1991)